Fokus pada hal detail

Karena sebatang paku tidak terpasang dengan baik, lepaslah tapal kuda.

Karena tapal kuda terlepas, kuda tidak bisa berlari.

Karena kuda tidak bisa berlari, pengirim pesan terlambat mengirim pesan.

Karena pengirim pesan terlambat mengirim pesan, perang kalah.

Karena kalah dalam peperangan, jatuhlah sebuah negara.

Kutipan diatas merupakan salah satu kutipan yang terkenal di Jepang, dimana hanya karena sebatang paku, membuat sebuah negara jatuh. Ironis memang, jika dilihat hanya karena sebatang paku dapat menyebabkan negara jatuh, hanya karena masalah sepele.

Begitu juga dengan apa yang terjadi di kehidupan sekarang, dimana banyak sekali orang yang tidak memperhatikan hal kecil tetapi dapat memberikan efek yang sangat besar. Sebagai contoh dalam lingkungan kerja, seringkali banyak permasalahan datang yang dapat menyebabkan seseorang stress, sehingga membuat perilaku seseorang tersebut menjadi terbawa emosi. Hanya karena kesalahan kecil dari koleganya, mungkin hanya memakai peralatan kantor miliknya tanpa ijin, sehingga menyebabkan kemarahan yang besar dan kemarahan itu dilampiaskan (mungkin) di hadapan orang banyak dan menyebabkan harga diri orang tersebut sebagai seorang manusia terinjak-injak. Sebenarnya kemarahan itu adalah reaksi spontan karena stress dan ada pemicu (meminjam alat miliknya tanpa ijin) yang menyebabkan demikian.

Tak perlu dipungkiri, bahkan pembaca sekalian juga pasti pernah mengalami hal yang sama (penulis pernah). Tetapi, pernahkah pembaca sekalian berpikir bahwa perbuatan yang kelihatan sepele itu dapat membawa dampak yang sangat besar untuk kedepannya?? Tidak percaya?? Sekarang, dengan menggunakan contoh tadi, karena Anda marah karena hal sepele, membuat penilaian kolega Anda terhadap Anda berubah (pemarah, egois, dll). Karena penilaian berubah, maka perilakunya terhadap Anda berubah (lebih berhati-hati, lebih sopan, dll). Karena perilaku berubah, membuat sikapnya terhadap Anda juga berubah (menjaga jarak, berbicara seperlunya, dll). Karena sikapnya berubah, maka hasil (friendship, trust, dll) yang Anda dapatkan juga berubah.

Sudah banyak terbukti di dalam dunia bisnis, bahwa mereka yang memperhatikan setiap detil dalam setiap rancangannya, menjadi sukses dan berhasil di bidangnya. Sebut saja Apple, para pendiri Apple ketika menciptakan suatu produk, mereka hanya memikirkan produk untuk mereka sendiri. Artinya produk yang diciptakan harus dapat menjawab semua kebutuhan mereka dan apabila tidak sesuai dengan kebutuhannya. Dengan berlandaskan konsep pemikiran yang simple (lagi-lagi simple) dari pendiri Apple, Steve Jobs, membuat para engineer memikirkan suatu produk yang universal tetapi tetap eksklusif dan mudah digunakan. Memang tidak banyak pilihan dari produk Apple yang dikeluarkan tiap tahunnya, tetapi lagi-lagi karena produk yang dikeluarkan itu bisa untuk semuanya (one for all), membuat produk Apple tetap digemari dan meraih penjualan yang tinggi di dalam persaingan smartphone.

Sebenarnya masih banyak contoh-contoh lain yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu mengenai fokus pada hal yang sederhana. Tetapi, bukankah dari pemaparan diatas dapat menjawab bahwa sesuatu yang tampak sederhana, dapat memberikan efek yang sangat luar biasa untuk kedepannya. Mengutip dari nasehat sahabat penulis, beliau mengatakan, “Jangan menjadi orang yang reaktif.” Sangat singkat untuk sebuah nasehat, tetapi memang benar ketika berhadapan dengan apapun, jangan menjadi reaktif, melainkan mendengarkan terlebih dahulu-berpikir-berperilaku (Stop-Think-Do).

Akhir kata, semoga tulisan ini dapat memberikan inspirasi bagi pembaca untuk tidak mengabaikan hal-hal kecil mulai dari sekarang. Seperti layaknya hukum Pareto 80-20, 80% hasil didapatkan dari 20% usaha secara maksimal. Lalu 20% hasil jangan juga diabaikan, untuk mendapatkan 20% itu membutuhkan 80% usaha yang lebih lagi. Dan karena 20% hasil tersebut, membuat hasil yang 100%.

~ by Darwin Bintoro on February 8, 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: