My job satisfaction

Setelah sekian lama vakum dari dunia maya, akhirnya saya memiliki waktu untuk menulis sesuatu untuk dibagikan kepada pembaca sekalian. Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi mengenai pengalaman saya di tempat kerja saya sekarang (sebelum saya pindah tgl 1 Agustus 2011). Pengalaman yang ingin saya bagi disini mengenai kepuasan kerja di tempat ini.

Kepuasan kerja (job satisfaction), merupakan salah satu elemen penting dari pekerjaan agar pekerja yang berada di sana menjadi betah dan mampu berkontribusi secara penuh, dimana hal ini nantinya akan memberi dampak bagi kinerja perusahaan itu sendiri. Sesuai arti katanya, kepuasan kerja berarti kepuasan seseorang secara emosional yang mengacu pada kepuasan dari penilaian kerja, kepuasan terhadap pekerjaan itu sendiri dan sikap terhadap pekerjaan itu sendiri. Weiss (2002) mendefinisikan kepuasan kerja sebagai suatu sikap yang berasal dari evaluasi kognitf terhadap emosi, keyakinan dan perilaku di pekerjaan itu.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja, antara lain budaya kerja dan model manajemen, keterlibatan karyawan dalam pekerjaan, hak dan kebebasan dalam bekerja. Faktor untuk meningkatkan kepuasan kerja yaitu, kepemimpinan yang baik, relasi atasan dan bawahan yang baik, penghargaan, peningkatan karir, pengembangan diri, feedback and support, arahan yang jelas. Sebaliknya, faktor yang menyebabkan ketidakpuasan yaitu, gaji yang minim, kurangnya kompensasi, lingkungan kerja yang tidak sehat, minim promosi, tidak ada pembagian bonus yang jelas, keamanan kerja yang kurang (dalam hal ini bisa termasuk safety maupun jaminan kehidupan yang layak). Faktor-faktor inilah yang mempengaruhi kepuasan kerja.

Pembahasan saya sebelumnya itu hanyalah sekilas mengenai definisi dan faktor-faktor dari kepuasan kerja, yang ingin saya bagi kepada umum adalah pengalaman saya selama bekerja 1 tahun lebih di tempat ini. Selama saya bekerja, seringkali saya mendapatkan perintah yang kurang jelas, seperti misalnya, tolong pergi ke daerah x untuk melihat perkembangan kompetitor atau kondisi pasar di daerah sana. Lalu, saya bertanya mengenai tindak lanjut dari dinas saya ini tetapi sampai sekarang saya belum mendapatkan jawaban yang memuaskan dari atasan. Saya sangsi mengenai hasil dinas saya akan masuk tong sampah.

Kemudian mengenai jam kerja, menurut UU ketenagakerjaan, karyawan dalam seminggu hanya boleh bekerja sebanyak 40 jam dan 7 jam dalam sehari. Apabila lebih dari yang ditetapkan, akan dihitung lembur. Tetapi apa yang terjadi di tempat saya bekerja? Full day dari hari Senin sampai Sabtu tanpa dibayar lembur. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan saya yang mengetahui hal ini?

Di tempat saya bekerja ini, tidak ada yang namanya peningkatan karir dan tidak ada jaminan keamanan apabila dinas keluar dengan membawa nama perusahaan. Apakah saya harus marah? Atau harus diam seolah tidak terjadi apa-apa? Ketika saya bertanya pada pihak manajemen, mereka hanya menjawab bahwa yang saya tanyakan sedang dirapatkan agar baik untuk kedua belah pihak, tetapi 6 bulan berlalu tanpa adanya tindakan apa-apa.

Sebuah perusahaan manufaktur, apabila mengalami turnover lebih dari 5%, berarti perusahaan tersebut tidak sehat dan tidak bisa menjaga agar karyawan betah untuk bekerja disana, dan hal ini terjadi di perusahaan ini. Setiap tahun, rata-rata karyawan yang keluar di divisi pemasaran sendiri minimal 10 orang dari total 100 org. Berarti minimal 10% dari jumlah karyawan di divisi pemasaran.

Menurut Sun Tzu, dalam bukunya Art of War, dikatakan bahwa untuk memenangkan peperangan tidak cukup hanya mengetahui kekuatan lawan. Jika hanya mengetahui kekuatan lawan tanpa mengetahui kekuatan sendiri, kemungkinan menang hanya 50%. Jika mengetahui kekuatan sendiri tanpa mengetahui kekuatan lawan, kemungkinan menang juga hanya 50%. Jika tidak mengetahui keduanya, jangan harap bisa memenangkan peperangan. Jika mengetahui keduanya, percayalah, kemenangan berada di tangan walaupun ribuan perang yang anda jalani.

Inilah singkat cerita mengenai pengalaman saya di tempat ini. Semoga dapat memberikan inspirasi. God Bless Us.

~ by Darwin Bintoro on July 19, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: